Penelitian

Penelitian

SMILE adalah penelitian internasional dengan disain acak-terkontrol, berlabel terbuka untuk menilai apakah perokok tembakau yang beralih ke sistem penghantaran nikotin tanpa pembakaran (C-F NDS) akan menjalani perbaikan yang dapat diukur pada parameter kesehatan mulut dan penampilan gigi sebagai konsekuensi dari dihentikannya paparan dari asap rokok. Penelitian klinis telah menunjukkan bahwa merokok adalah faktor risiko utama penyakit jaringan pendukung gigi pada perokok reguler dibandingkan bukan perokok. Penelitian multi senter selama 18 bulan ini direncanakan untuk menyelidiki bagaimana penghindaran paparan asap rokok dapat terlihat sebagai perbaikan kesehatan mulut dan penampilan gigi. Naracoba yang akan berpartisipasi adalah kelompok perokok tembakau, termasuk para perokok yang mau beralih ke sistem tanpa pembakaran dan kelompok bukan perokok.

Misi dari penelitian ini

Merokok tembakau adalah salah satu faktor risiko yang penting dalam terjadinya penyakit periodontitis karena mengubah respon tubuh terhadap plak gigi. Misi dari penelitian ini adalah : untuk membandingkan dampak jangka pendek dan jangka panjang pada kesehatan mulut para perokok yang beralih ke sistem penghantaran nikotin tanpa pembakaran dan perokok yang tetap merokok tembakau. Perbaikan kesehatan mulut dan penampilan gigi dapat menjadi faktor motivasi untuk berhenti merokok bagi perokok yang peduli terhadap kesehatan mulut dan penampilan gigi mereka. Analisis citra tartar gigi dan pengukuran pewarnaan gigi dada enam gigi depan merepresentasikan pendekatan yang inovatif untuk evaluasi kesehatan jaringan pendukung gigi dan penampilan gigi.

Penelitian tentang Keamanan

kombinasi persiapan ilmiah yang sempurna dari gabungan dokter, inovasi dari teknik dan alat yang digunakan, penerapan sistem perlindungan yang efektif dari COVID saat pemeriksaan dalam penelitian dan manfaat dari penelitian ini untuk mencapai senyum yang sehat dan alami untuk pasien